MEMPERBAHARUI BUDAYA MEE DALAM MASSA TRANSISI




Perkembanagan dan pembangunan akan terus mempengaruhi sebuah kebiasaan hidup masyarakat setempat karena perkembangan dan pembangunan dari pemerintah akan seiring dengan perkembangan kebiasaan hidup masyarakat setempat sehingga secara kontinu dan periodic akan terpengaruhi pula sebuah kebiasaan hidup menuju ke era globalisasi sehingga masyarakat setempat dituntut untuk mempertahankan, melindungi, memelihara dan memperbaharui budaya dari kebiasaan hidup yang lama menuju ke dunia global.

Dalam kebiasaan hidup masyarakat Papua barat (dari merauke sampai sorong) sangat sulit untuk memelihara dari satu pimpinan atau satu wadah sebab bangsa papua barat memiliki kurang lebih 300 an suku di papua barat, dari 300 an lebih suku bangsa papua di papua barat sangat sulit disatukan dan memelihara budaya secara kolektif.

Kebiasaan hidup masyarakat hidup masyarakat papua barat dari satu suku bangsa dengan suku bangsa lain sangat beda namun ada hal tertentu yang identik atau sama; secara umum masyarakat papua barat semua sama baik itu masyarakat yang hidup dibagian pesisir pantai dengan masyarakat yang hidup di pegunungan namun papua barat sangat berbeda antara suku yang satu dengan suku yang lain di papua sehingga sulit untuk memelihara dan mempersatukan budaya papua barat.

Menyadari hal itu maka melalui majelis rakyat papua (MRP) dimana lembaga ini merupakan lembaga representative cultural orang papua yang mana ditugaskan sebagai pengakomodir hak hak dasar oranng papua, mengangkat dan melindungi budaya orang asli papua barat sehingga MRP tellah mengeluarkan peraturan daerah khusus (Perdasus) dan peraturan daerah propinsi (Perdasi) pada pasal ……. Yang menyatakan bahwa …… tentang budaya sehuingga berdasarkan pasal dan perdasus dan perdasi MRP akan mengontrol hak hak dasar dan budaya orang asli papua barat.

Kendati MRP sebagai lembaga representative cultural orang Asli Papua barat, yang menjadi peran utama untuk memelihara melidungi, mempertahankan dan memperbaharui budaya itu kembali kepada suku masing masing di papua barat karena yang menjadi pelaku utama yang membuat action untuk memelihara, mempertahankan dan memperbaharui budaya adalah masyarakat adapt setempat.

Mengingat uraian singkat diatas maka suku Mee adalah salah satu suku dari 350 an suku di papua barat, maka suku Mee yang mendiami di lima wilayah yaitu Paniai,Tigi,Tage, Kamuu dan Mapia di pegunungan tengah di Papua barat juga dituntut untuk memelihara,mempertahankan dan memperbaharui kebiasaan atau budaya kehidupan suku bangsa Mee demi memperkaya Budaya Mee di Dogiyai pada khususnya dan pada umumnya di Papua Barat.

Tuntutan untuk memelihara, mempertahankan dan memperbaharui budaya Mee menuju dunia global amat sangat rumit untuk menyesuaikan maka itu, suku Mee musti berpikir Kritis dalam perkembangan dan pembangunan modern ini agar suku Mee tidak di ombang ambingkan oleh perkembangan arus modern yang ujung ujungnya menghancurkan budaya atau kebiasaan hidup suku Mee.

Kekwuatiran penulis di massa transisi ini di kabupaten Dogiyai bahwa generasi sekarang lebih cepat mengikuti arus perkembagnan dan pembangunan modern menuju dunia global dan lebih cepat pula meninggalkan sebuah tradisi kehidupan lama sehingga prediksi ke depan suku Mee di kabupaten dogiyai, suku Mee seakan hidup telanjang tanpa pakaian jadi manusia yang tidak punya budaya.     

 Refleksi tentang perkembangan dan pembangunan modern menuju dunia global ini sedang dan akan mengikis budaya suku Mee sehingga melalui tulisan ini penulis melihat sebuah kebiasaan pola hidup dahulu ketimbang pola hidup yang sekarang kemudian sebuah catatan catatan penting yang menjadi harapan sehingga harapan harapan ini masyarakat dan pemerintah perlu memperhatikan hal itu semoga dimasa yang akan datang harapan masyarakat tentang budaya bisa terakomodir dalam peraturan daerah dogiyai demi memperkaya budaya Mee di kabupaten Dogiyai.

Perkembangan dan pembangunan yang bercontinue menuju dunia global maka penulis merefleksikan beberapa aspek Budaya yaitu pengetahuan, sosial, teknologi, bahasa, kesenian, teknologi, system mata pencarian, system kepercayaan.

By:Putra Wuput

0 komentar:

Posting Komentar

BBB

BBB

TTTTTTTT

TTTTTTTT

RRRRRRRRRRRRRRRRR

RRRRRRRRRRRRRRRRR

GGGGGGGGGGGGGG

Postingan Populer


Statistik Pengunjung

  Online = 3
  Hari ini = 285
  Total = 84898

Peta Lokasi



Sassy Bookmarks byBlogs Daddy

AddThis Sharing Sidebar

 
Desaing : Website | Pembuat | Roda Abaimaida
Copyright © 2017. Abaimaida Community Perjuagan Tampa Batas
Anak Kampung Abaimaida News Publikasih Abaimaida Luntur
Community Radar Abaimaida