Daun-daun berguguran
Di hempas angin musim kemarau
Yang datang menebas kering ranting-ranting
Dan dahan-dahan yang rapuh
Bertebaran di atas lantai pijakan bumi
Mengaduh-menangis terinjak-injak
Kasut-kasut yang hilir mudik silih datang dan pergi berganti
Hari kemudian kembali
Mengaduh-menangis terinjak-injak
Kasut-kasut yang hilir mudik silih datang dan pergi berganti
Hari kemudian kembali
Lamanya waktu mengisi lembab kering yang panas
Menguliti baju-baju pepohonan yang meranggas
Di pelataran rimba hutan tropis yang terkikis
Angin, yang hanya menyela dingin
Sekejap membujuk keringat untuk berteduh
Di antara pori-pori yang menganga
Penuh rindu tetesan riang gerimis
Sekejap membujuk keringat untuk berteduh
Di antara pori-pori yang menganga
Penuh rindu tetesan riang gerimis
Ketika daun-daun bersemi hijau
Ketika kanal-kanal mengalir air
Di sana teduh hidup yang kuinginkan
Di musim yang tak kering oleh vital kehidupan



Online
Hari ini
Total

0 komentar:
Posting Komentar